Pemprov Kaltim Bangun Rumah Layak Huni untuk Korban Longsor Lempake

SAMARINDA – JEJAKKALTIM.COM-Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyatakan komitmennya untuk memberikan bantuan Rumah Layak Huni (RLH) kepada para korban bencana tanah longsor di Jalan Belimau, RT 22, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, saat meninjau langsung lokasi bencana pada Rabu (14/5), mengatakan bahwa pemerintah akan membangunkan rumah bagi korban yang memiliki lahan untuk pendirian bangunan.

“Para korban ini sebelumnya tinggal mengontrak. Pemerintah provinsi akan membangunkan rumah layak huni bagi mereka yang memiliki lahan. Lokasinya kami serahkan kepada mereka, di mana saja lahan yang mereka punya,” kata Seno.

Baca juga: Wabup Kukar H.Rendi Solihin Launching Desa Bersih Dari Narkoba (Desa Bersinar)

Musibah longsor yang terjadi pada Senin (12/5) tersebut mengakibatkan lima kepala keluarga terdampak dan menelan empat korban jiwa. Saat ini, para korban masih mengungsi di rumah kerabat mereka.

Dalam kunjungannya, Seno Aji turut didampingi sejumlah pejabat terkait serta relawan kemanusiaan. Ia menyoroti kondisi geografis kawasan yang rawan bencana dan tidak layak huni. Oleh sebab itu, ia langsung menginstruksikan agar dilakukan kajian geologi oleh Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Kaltim sebagai langkah mitigasi ke depan.

“Kami ingin memastikan para korban bisa kembali menata hidup. Pemerintah akan terus hadir, memberikan dukungan penuh. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban, dan rumah baru bisa menjadi tempat mereka kembali merasa aman dan tenteram,” tambahnya.

Sebagai bentuk kehadiran pemerintah, bantuan logistik berupa beras dan sembako turut diserahkan kepada korban. Tak hanya itu, santunan senilai Rp5 juta diberikan kepada masing-masing keluarga korban meninggal dunia. Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan juga akan menyalurkan bantuan tambahan sebesar Rp40 juta.

Wakil Gubernur juga meminta agar data lokasi pengungsian segera dilaporkan guna mempercepat proses pembangunan rumah.

“Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai pemerintah. Keselamatan dan pemulihan warga menjadi prioritas,” pungkas Seno Aji. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *