Bhayangkari Polsek Marang Kayu Hadiri Penutupan Pelatihan Tata Rias di Santan Ulu

KUTAI KARTANEGARA – JEJAKKALTIM.COM – Pemerintah Desa Santan Ulu, Kecamatan Marang Kayu, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan melalui kegiatan Pelatihan Tata Rias Kecantikan yang bersumber dari Anggaran Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (BHRPD).
Pelatihan yang dipusatkan di Kantor BPD Desa Santan Ulu ini berlangsung selama 10 hari dan secara resmi ditutup pada Rabu, 4 Februari 2026. Penutupan kegiatan dirangkaikan dengan penilaian hasil pelatihan oleh tim narasumber terhadap seluruh peserta.Sebanyak 15 peserta yang merupakan warga Desa Santan Ulu mengikuti pelatihan ini. Para peserta sebelumnya telah memiliki dasar keterampilan tata rias, sehingga pelatihan difokuskan pada peningkatan teknik, kualitas, serta profesionalitas guna membuka peluang usaha mandiri di bidang jasa kecantikan.
Baca juga: Sidang Ke-10 Sengketa Lahan Poktan UBM: PT Berau Coal Dituding Serahkan Bukti Tak Relevan
Kegiatan penutupan dihadiri oleh Kepala Desa Santan Ulu Heri Budianto, Ketua TP PKK Desa Santan Ulu Samini, Ketua BPD Santan Ulu Daniel Ngang beserta anggota, Aiptu Wahyudi selaku Bhabinkamtibmas Santan Ulu, perangkat desa, serta seluruh peserta pelatihan.Pelatihan ini menghadirkan Wahyu Makeup bersama tim profesional dari Kota Bontang sebagai narasumber, yang memberikan materi teori dan praktik secara intensif selama kegiatan berlangsung.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan perempuan, Bhayangkari Polsek Marang Kayu turut menghadiri acara penutupan tersebut. Kehadiran Bhayangkari menjadi wujud sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa dalam mendorong kemandirian perempuan melalui penguatan keterampilan dan pengembangan ekonomi kreatif.Perwakilan Bhayangkari Polsek Marang Kayu, Ibu Nana Wahyudi, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pelatihan tata rias tersebut.
“Kami dari Bhayangkari Polsek Marang Kayu sangat mendukung kegiatan pelatihan tata rias ini. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi perempuan desa untuk meningkatkan keterampilan, kemandirian, serta kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, Pemerintah Desa Santan Ulu berharap seluruh peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh secara profesional dan berkontribusi sebagai penggerak ekonomi perempuan di desa. (Rl)
