Surat Edaran Disdik Samarinda Di Cabut, Ini Penjelasannya !

JEJAKKALTIM.COM-Samarinda, Dinas Pendidikan Kota (Disdik) Kota Samarinda kembali mengeluarkan surat edaran Pembatalan perubahan jadwal Pembagaian Raport dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Semester Genap.

Saat di hubungi melalui via chat WhatsApp (Medsos), Kepala Disdik Kota Samarinda DR. H. Asli Nuryadin,S.Pd.,MM mengatakan bahwa surat edaran tersebut dikeluarkan berdasarkan surat edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan,Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 32 tahun 2021 tanggal 14 Desember 2021, tentang penyelenggaraan pembelajaran menjelang Nataru dalam rangka pencegahan Covid-19, yang menyatakan bahwa dengan surat edaran tersebut di cabut, maka secara otomatis surat edaran yang dikeluarkan sebelumnya sudah tidak berlaku lagi.

Baca juga: Begini Cara Masyarakat Memastikan Petugas Ukur Tanah yang Datang Merupakan Petugas Resmi BPN

“Dengan demikian surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda Nomor :
421.3/8852/100.01 tanggal 2 Desember 2021 Tentang Perbaikan Edaran Perubahan Jadwal Pembagian Raport
dan KBM Semester Genap dinyatakan DICABUT atau TIDAK BERLAKU dan
kembali kepada Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2021/ 2022,” lanjutnya, Kamis (16/12/2021).

“Dan surat edaran ini berlaku untuk seluruh TK,PAUD,SD Negeri dan swasta,SMP Negeri dan swasta serta kesetaraan Paket A,B dan C se Kota Samarinda,” katanya.

“Adapun tanggal penulisan raport semester ganjil diberlakukan pada tanggal 17 atau 18 Desember 2021,” ucapnya.

“Untuk pelaksanaan KBM semester genap pada tanggal 3 Januari 2022 mendatang, dan terkait dengan pembagian raport semester ganjil dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2021,” jelasnya.

Sedangkan libur semester ganjil, sambung Asli Nuryadin akan dijalankan pada tanggal 20 sampai dengan tanggal 31 Desember 2021.

“Aktivitas KBM masuk kembali pasca libur semester
ganjil dan melanjutkan pelaksanaan KBM semester
genap pada tanggal 3 Januari 2022,” imbuhnya.

“Pelaksanaan KBM semester genap dimulai tahun depan seluruh siswa tersebut, dengan melalui Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah atau menerapkan belajar secara daring,” jelasnya.

“Untuk pelaksanaan KBM semester genap tahun depan tentunya kita masih menyesuaikan dengan kondisi saat ini, namum tergantung dari sekolahnya dan masih terus di pantau,” pungkasnya.

Penulis. : (AI)
Editor. : (RL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *