Diduga Anak Salah Satu Kepala Dinas di Kutim: Isap Lem, Judi Online, Hingga Alat Hisap Sabu

JEJAKKALTIM.COM, Kutai Timur – Beberapa waktu lalu beredar di Whatsapp Grup LSM sebuah video yang memperlihatkan seorang pemuda tengah asyik menghisap lem, sembari bermain judi online.

Diduga pemuda yang berada didalam video tersebut merupakan BA, anak dari salah satu kepala dinas yang berada di Kutim.

Dalam video pertama yang berdurasi sekitar 11 detik, terlihat sosok yang diduga BA sedang menghisap lem. Sementara pada video kedua berdurasi 28 detik, pemuda yang sama tampak bermain judi online dan memperlihatkan sebuah alat yang diduga terkait barang terlarang atau menyerupai komponen alat hisap sabu.

Baca juga: Hello world!

Kedua video tersebut sempat menjadi perbincangan serta perdebatan di Whatsapp Grup LSM tersebut dan dikhawatirkan video tersebut akan semakin meluas penyebarannya.

Salah satu anggota yang ada didalam Whatsapp Grup tersebut menilai, status BA sebagai anak pejabat seharusnya menjadi teladan bagi generasi muda, sehingga perilaku yang terekam tersebut, dinilai tidak pantas dipertontonkan dan berpotensi melanggar hukum.

Awak media jejakkaltim.com dan beberapa rekan media lain berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait untuk memastikan kebenaran identitas dan konteks video tersebut.

Namun, hingga berita ini ditayangkan, konfirmasi resmi dari kepala dinas yang diduga anaknya yang berada divideo tersebut, enggan memberikan komentar.

Sejumlah kalangan, termasuk aktivis dan masyarakat yang tergabung dalam Whatsapp Grup tersebut mendesak agar pihak yang bersangkutan memberikan klarifikasi resmi guna menghindari spekulasi dan keresahan publik.

Mereka juga menekankan pentingnya penegakan hukum tanpa pandang bulu, serta pembinaan atau rehabilitasi apabila yang bersangkutan terbukti menggunakan barang terlarang.

Kasus ini menjadi sorotan tajam dipercakapan WA Grup tersebut, mengingat dampak buruk yang dapat ditimbulkan, baik terhadap citra pejabat publik maupun potensi pengaruh negatif terhadap generasi muda di daerah tersebut.(RED)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *