Panen Jagung Serentak di Desa Makarti Tunjukkan Keberhasilan Transformasi Lahan Tidur

KUTAI KARTANEGARA – JEJAKKALTIM.COM-Panen jagung secara serentak digelar di RT 13, Desa Makarti, Kecamatan Marangkayu, pada Jumat (16/5). Kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan transformasi lahan tidur menjadi lahan produktif, serta bagian dari upaya strategis mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

Panen tersebut dihadiri oleh Camat Marangkayu A. R. Ambo Dalle, Kapolsek Marangkayu, serta perwakilan dari dua perusahaan yang terlibat dalam program pengembangan pertanian ini, yakni PT Mahakam Sumber Jaya dan PT Kaltim Diamond Coal.

Baca juga: Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Dalam sambutannya, Camat Ambo Dalle mengapresiasi kemajuan sektor pertanian di Desa Makarti. Ia mengenang kunjungan perdananya ke lokasi tersebut bersama Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, ketika area yang kini menjadi lahan pertanian produktif itu masih berupa semak belukar.

“Dulu waktu pertama ke sini, lahannya masih semak. Sekarang sudah banyak perubahan. Ini bukti nyata dari kerja keras masyarakat serta dukungan dari berbagai pihak,” ujarnya.

Ambo Dalle menjelaskan bahwa Kecamatan Marangkayu kini memiliki lima Brigade Pertanian yang berperan aktif dalam mendukung optimalisasi lahan basah. Berbeda dengan konsep kelompok tani konvensional, sistem brigade dinilai lebih adaptif dalam membangun sinergi lintas sektor.

“Kami tidak memakai istilah kelompok tani, melainkan brigade. Fokusnya adalah sinergi yang terstruktur untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah ini,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan kabar baik mengenai penetapan harga gabah sebesar Rp6.500 per kilogram. Harga ini diharapkan dapat diserap oleh Bulog, termasuk untuk hasil panen petani di wilayah Marangkayu.

Panen jagung kali ini menjadi simbol keberhasilan kolaborasi multipihak dalam mendorong ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani lokal. Pemerintah Kecamatan Marangkayu berharap keberhasilan Desa Makarti dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengelola potensi pertanian secara mandiri dan berkelanjutan. (RL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *